Manajemem Kolaborasi Konflik

Posted: November 3, 2011 in Administrasi dan Manajemen
BEBERAPA PENGERTIAN:
1.      Konflik adalah perjuangan yang dilakukan secara sadar dan langsung antara individu dan atau kelompok untuk tujuan yang sama. Mengalahkan saingan nampaknya merupakan cara yang penting untuk mencapai tujuan.(Theodorson & Theodorson, 1979 : 71)
2.      Upaya pencapaian tujuan tdk hanya dilakukan melalui cara mengalahkan saingan, melainkan juga dpt dilakukan melalui kerjasama & kolaborasi. Kolaborasi adalah “ a purposive relationship”.(Schrage, 1995 : 29).
3.      Tujuan kolaborasi adalah :
a.      memecahkan masalah;
b.      menciptakan sesuatu; (Schrage, 1995 : 29).
c.       menemukan sesuatu di dalam sejumlah hambatan.
·         Hambatan dalam berkolaborasi :
a)      keahlian;
b)     waktu;
c)      biaya;
d)     kompetisi;
e)      kearifan konvensional( Schrage, 1995 : 29).
·        Istilah kolaborasi selama ini lebih akrab digunakan di kalangan bisnis, akademisi maupun dunia seni.
a.      Institusi di dlm masyarakat tidak terisolasi satu dg yg lain, tetapi terlibat dalam suatu proses timbal balik dari rangsangan dan tanggapan yang dinamakan INTERAKSI SOSIAL (Cuber, 1947 :587).
b.      Interaksi sosial merupakan dasar dari kehidupan manusia yg umumnya mengikuti pola-pola dari budaya masyarakat.
c.       Pola interaksi sosial scr garis besar mempunyai standar dan digunakan scr rutin.
d.      Ada dua bentuk dasar interaksi sosial yi : kompetisi 2) kerjasama (Cuber, 1947 : 588).
·        Kompetisi adalah pencapaian tujuan oleh individu ataupun kelompok yg tergantung pada individu atau kelompok lain yg tdk dpt mencapai tujuan yg sama atau berkaitan. Kompetisi mengarah pada TUJUAN dan OBYEK.
a.      Perhatian utama kompetisi ditujukan langsung kpd obyeknya bukan pd kompetitornya.
b.      Proses kompetisi cenderung berlanjut sampai tujuan tercapai atau hilang.
c.       Kompetisi dilakukan scr langsung dan sadar maupun scr tdk langsung dan tdk sadar.
·         Kompetisi scr mendasar berbeda dgn konflik yg bertujuan mengalahkan lawannya. (Theodorson & Theodorson, 1969 : 66).
·         Kompetisi maupun konflik sama-sama merupakan bentuk perjuangan. (Theodorson & Theodorson, 1969 : 66).
·         Kompetisi bersifat berkelanjutan dan impersonal, sedangkan konflik bersifat sewaktu-waktu dan personal.
·         Kerjasama adalah upaya dua orang atau sekelompok orang utk memenuhi kepentingan bersama, dgn menekan pertentangan-pertentangan kecil yg ada didalamnya (Summer dlm Theodorson &Theodorson, 1969 : 78).
·        Dilihat dari bentuk dan sifatnya, kerjasama dpt dibedakan menjadi 2 macam yi : kerjasama scr langsung & kerjasama scr tdk langsung.
a)      Kerjasama scr langsung diartikan sbg pelibatan kinerja dr aktivitas yg sama yg diberikan oleh masing masing pihak krn menginginkannya mengerjakannya bersama, meskipun sebenarnya mrk dpt mengerjakannya sendiri.
b)     Kerjasama scr tidak langsung berbasis pada kinerja aktivitas yg berbeda,yg diperlukan utk melengkapi satu dgn lainnya utk mencapai tujuan bersama. Kerjasama tdk langsung melibatkan bagian-bagian yg mempunyai tugas tertentu. (Theodorson & Theodorson, 1969 : 78-79).
KONFLIK DALAM ORGANISASI PEMERINTAH
·         KONFLIK INTERNAL :
a.      Antara pejabat dgn pejabat
b.      Antara unit yg satu dg unit yg lain dalam satu organisasi
c.       Antar organisasi
·         KONFLIK EKSTERNAL :
a.      Antara eksekutif dg legislatif dan yudikatif
b.      Antara pemerintah pusat dg pemerintah daerah

c.       Antara negara yg satu dg negara yg lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s