Web Mail dan Email

Posted: Oktober 28, 2011 in TIK

Dengan apa Anda biasanya mengelola e-mail? Webmail atau program e-mail client seperti Outlook Express, Eudora, atau Netscape Messenger? Atau, jangan-jangan Anda masih bingung dengan perbedaan antara webmail dengan e-mail client? Jangan khawatir! Uraian berikut ini akan menjawab rasa penasaran Anda.

E-mail merupakan media surat-menyurat yang dilakukan melalui media elektronik alias komputer. Dengan e-mail, komputer-komputer di seluruh dunia – yang terhubung dalam jaringan internet – bisa saling mengirim pesan, sebagaimana layaknya kita mengirim surat kepada rekan-rekan kita yang tinggal di belahan dunia yang lain.

Dilihat dari cara kerjanya, proses pengiriman e-mail sebenarnya tidak jauh berbeda dengan surat konvensional. Untuk mengirim surat, pertama kali kita mengantar surat tersebut ke kantor pos terdekat. Pihak kantor pos akan mengumpulkan seluruh surat yang masuk, menyortirnya berdasarkan wilayah tujuan, lalu mendistribusikan surat-surat tersebut ke alamat tujuan masing-masing.

E-mail pun bekerja dengan cara seperti itu. Ada dua protokol utama yang mengatur lalu lintas surat elektronik. Protokol pertama bernama SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), yang bisa dianalogikan sebagai kantor pos, dan berfungsi untuk mendistribusikan pesan-pesan yang kita kirim ke alamat (baca: mail server) tujuan. Sedangkan protokol kedua bernama POP3 (Post Office Protocol version 3), yang bertugas menangani pesan-pesan elektronik yang masuk ke “kotak pos” kita.

Ketika kita mengirim sebuah pesan elektronik, komputer kita akan mengarahkan pesan tersebut ke sebuah SMTP server, untuk diteruskan ke mail-server tujuan. Mail-server tujuan ini bisa dianalogikan sebagai kotak pos di pagar depan rumah kita, atau kotak PO BOX di kantor pos. Pesan-pesan yang terkirim akan “nongkrong” di tempat tersebut hingga si pemiliknya mengambilnya. Urusan pengambilan pesan elektronik tersebut ditangani oleh protokol bernama POP3 tadi.

Kita sebagai penerima e-mail memiliki keleluasaan untuk memilih, dengan program atau media apa kita mengambil pesan-pesan yang masuk ke mail server kita. Setiap mail server memiliki fasilitas bernama webmail yang memungkinkan kita mengelola e-mail dari mana saja di seluruh dunia. Yang penting, komputer kita memiliki akses internet.

Webmail ini bisa diakses melalui program browser favorit kita seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, dan sebagainya. Kita tinggal mengetikkan alamat URL dari webmail tersebut (misalnya http://mail.yahoo.com atau http://www.hotmail.com), melakukan login dengan memasukkan username dan password, lalu kita akan segera bisa melihat pesan-pesan yang masuk ke “kotak surat” alias inbox kita. Inilah yang disebut sebagai “mengelola e-mail dengan webmail”.

Sementara POP client (atau e-mail client) adalah software pengelola e-mail yang bertugas untuk memindahkan pesan-pesan e-mail dari mail server kita ke harddisk di komputer kita. Karena tugasnya adalah memindahkan, maka inbox di mail server kita akan kosong setelah pesan-pesan tersebut masuk ke komputer kita.

Ada sejumlah program e-mail client yang cukup populer, seperti Microsoft Outlook dan Outlook Express, Eudora, Netscape Messenger, dan masih banyak lagi. Kita bisa memilih program yang kita sukai, atau program yang kita anggap paling bagus. Agar pesan-pesan e-mail Anda di server bisa diambil dengan sukses oleh program e-mail client, kita harus mengatur setting untuk POP3 dan SMTP account-nya.

Untuk POP3 account biasanya bersifat fixed, tidak bisa diubah-ubah. Jika kita menggunakan account e-mail CBN misalnya, maka POP3 accountnya adalah pop.cbn.net.id. Sedangkan SMTP account biasanya lebih fleksibel, karena tergantung dari ISP yang kita gunakan. Misalnya kita menggunakan account e-mail gratisan dari hotpop.com. Kita bisa menggunakan SMTP account-nya hotpop.com (smtp.hotpop.com), atau SMTP dari ISP kita (untuk CBN, SMTP account-nya adalah smtp.cbn.net.id).

Secara umum, penggunaan e-mail client akan meminimalisir “ketergantungan” kita terhadap akses internet. Kenapa? Karena koneksi internet hanya kita butuhkan ketika melakukan dua hal: (1) mengambil pesan-pesan e-mail dari mail server kita, dan (2) ketika kita hendak mengirim e-mail. Kita sama sekali tidak membutuhkan koneksi internet ketika membaca atau mengetik pesan e-mail.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s